Tampilkan postingan dengan label Puisi Sahabat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Sahabat. Tampilkan semua postingan
Kamis, 07 Agustus 2014
Sabtu, 21 Desember 2013
Tentang Nada
Biarlah sebait namamu yang akan selalu bersemayam dalam taman hatiku
Karena terlanjur sayang hatiku ini
Yang tak mampu menyakiti dan melupakanmu
Aku kan tetap dalam senyum santunku untukmu sahabatku
Karena akan sangat merugi bila aku menyia-nyiakan orang sepertimu
Tetaplah menjadi sahabatku yang akan terus menerangi hatiku
Maafkanlah bila terkadang Kau kecewa akan sikapku
Aku akan berusaha semampuku untuk selalu membuatmu tersenyum
Dan akan selalu ku lantunkan nada rinduku ini padamu
Karena Untuk siapa lagi nada ini kan menyapa
Kalau bukan untukmu sahabat terbaikku
By : Ida Shinsetsu
Karena terlanjur sayang hatiku ini
Yang tak mampu menyakiti dan melupakanmu
Aku kan tetap dalam senyum santunku untukmu sahabatku
Karena akan sangat merugi bila aku menyia-nyiakan orang sepertimu
Tetaplah menjadi sahabatku yang akan terus menerangi hatiku
Maafkanlah bila terkadang Kau kecewa akan sikapku
Aku akan berusaha semampuku untuk selalu membuatmu tersenyum
Dan akan selalu ku lantunkan nada rinduku ini padamu
Karena Untuk siapa lagi nada ini kan menyapa
Kalau bukan untukmu sahabat terbaikku
By : Ida Shinsetsu
Rabu, 04 Desember 2013
Tentang Sahabatku
Sahabatku, izinkan ku tulis sebait kisah tentangmu
Pernah suatu waktu dalam hidupku
ketika kau bilang aku adalah sahabatmu
Aku sangat senang sekali
Saat itu aku tersenyum membaca pesanmu
Mulai saat itu hariku menjadi lebih berwarna
karena hadirmu dalam hidupku
bagaikan bintang gemintang malam di angkasa raya
yang menemani kesendirian rembulan yang berduka
hingga mampu menerangi gulita semesta
Sabtu, 09 November 2013
Takkan Pernah Kulupakan
Takkan pernah
kulupakan
Saat rintik hujan
mulai membasahi
Kau datang
membawakanku pelangi indah
Saat hujan luka
itu masih menari diatas perih
Kau hadirkan
senyum terindah
Saat aku tenggelam
dalam larutnya kegelapan
Kau datang
membawakanku cahaya terang
Sedikitpun tak
akan ku lupa
Saat kau membawaku
pada kehidupan
Sedikitpun tak
akan ku lupa
Saat senyummu
menjadi satu-satunya nafas untukku
Aku memang bukan
pendengar dan penghayat cerita yang baik
Apalagi pemberi
nasehat baik untukmu
Aku sadar itu jauh
dari diriku
aku sadar aku
memang sangat jauh dari harapmu
Aku tak seperti
yang kau inginkan
Aku jauh dari kata
sempurna
Sajak Kesepianku
Bagaimanakah
kabarmu ?
Yang lama tak
menyapaku
Bagaimanakah
rindumu ?
Yang lama tak ku
dengar
Terkadang sungguh
aku merasa sepi
Rinduku perih
menyayat hati
Terkadang hatiku
menjerit lirih
Aku yang merangkai
kata rindu itu dan kaulah sajak kesepianku
Tentang kata-kata
yang mungkin lebih baik ku diamkan saja
By : Ida Shinsetsu
Maaf, Aku jauh dari Harapmu
Jangan lagi kau
bersedih
jangan lagi kau
terluka dan kecewa karena aku
Kau masih bisa
tersenyum bahagia
Mengapa harus
meninggalkanku ?
Bumu dan mentari
berputar pada porosnya
Sedangkan bintang
bersinar menyinari kita
Mengapa ada
gerhana ?
KArena kau dan aku
satu kerinduan
Jangan ada kata
selamat tinggal
Aku tak mau
kehilanganmu
Seandainya ingin
meninggalkanku
Pergilah dengan
terhormat
Agar dapat
terkenang indah dihati kita
Maaf jika selama
ini sayangku tak seperti yang kau pikirkan
Maaf jika
kehadiranku membuatmu resah karena aku tak seperti yang kau inginkan
Maaf mungkin aku
jauh dari harapmu
By : Ida Shinsetsu
Jumat, 27 September 2013
Untuk Seorang Sahabat
Dipangkuan sang malam ku coba
rebahkan jiwa laraku
Menepis resah yang bergelayut
membebani rasa
Kalau saja jarak bintang tak
terlalu jauh
Ingin ku bisikkan padanya tentang
rinduku yang kian membuatku rapuh
Rindu akan kasihnya yang dulu
selalu temaniku dikala gundah
Begitu juga dengan Kita, andai
saja jarak kita tak terlalu jauh hai Sahabatku
Aku yang tiada berdaya, hanya
mampu menatap khayal dalam remang malam yang begitu kelam
Janganlah engkau lelah wahai
malamku
Karena padamu kugantungkan khayal
& mimpiku malam ini
Sampai nanti fajar mengabarkan
datangnya pagi & menceriakan kembali
Wajahku dengan tetesan embun penuh
Rindu
By : Ida Shinsetsu
Rabu, 11 September 2013
Sahabat MI Bis-A, Weleh-Welehku
Tak terasa masa telah membawa kita pada
zaman yang berbeda
Kita tidak lagi berada bersama dalam
masa-masa penuh keriuhan mencari ilmu
Bersama dan Bercanda disela pratikum
Membayangin masa Pratikum yang
melelahkan itu ternyata ngangenin bangetkan ?
Tidak lagi kerepotan mempersiapkan
ujian, tertawa bahagia setelah melewati waktu ujian yang melelahkan
Kita tidak lagi bingung ngerjain tugas
bersama
Kita tidak lagi heboh ujian online
Kita tidak lagi bingung mencari
password WIFI demi tugas di E-Learnings
Kita tidak lagi berebut colokan carger
laptop
Tidak juga menikmati Bakso, rujak dan
gorengan bersama
Tidak juga melewati waktu bermain
bersama
Tidak juga melewati waktu dengan menonton
video-video diyoutube bersama
Kita tidak lagi internetan saat
perkuliahan sedang berlangsung
Sungguh aku sangat merindukan
waktu-waktu itu
Sahabat MI Bis-A,
Di kelas ini kutemukan banyak perbedaan
diantara kita
Senin, 12 Agustus 2013
Perindu Yang Sabar
Adakah aku
direnungmu kini ?
Mengapa kini kau
memilih untuk diam ?
Mengubur semua
kata sapamu untukku
Apakah aku kembali
mengusik tenangmu ?
Hingga aku pun
merasakan jika kau ingin menjauh dariku
Yah ! Menjauh
kembali tanpa kata permisi
Maka katakan saja
bila memang aku adalah pengusik tenangmu
Dan aku pun akan
pamit untuk segera membasuh diri
Agar
kesalahan-kesalahanku padamu terbasuh bersih
Duhai kau yang
disana, tanpa kau sadari disini Aku telah kecewa
Ku kirim ini
untukmu, meski hanya sebuah bait
sederhana
Namun didalamnya
tertuang kerinduan yang istimewa
Biarkanlah aku
menjadi perindu yang sabar
Yang menyayangimu
dalam bulir air mata
Dan merindukanmu
dalam sejuknya do'a
By : Ida Shinsetsu
Selasa, 25 Juni 2013
Sajak Untuk Sahabat
Untuk kalian Sahabatku
Terima kasih ku ucapkan kepada kalian
Karena telah sangat berarti dalam
perjalanan hidupku selama ini
Kalian adalah orang-orang yang dapat
mendengarkan lagu di dalam hatiku
dan menyanyikan kembali tatkala aku lupa
akan bait-baitnya
Kini tertulis sudah sajak kerinduan tentang
malam
Yang terus disaksikan oleh gemerlapnya sang
bintang
Bersama sang rembulan yang menjelma seindah
senyum kalian
Dari setiap bait untaiannya tak lupa ku
selipkan do'a untuk kita semua
Agar rasa ini semakin membuatku dalam
bayangan bersama indah kalian
Disaat harus ku peluk hampanya sang waktu
By : Ida Shinsetsu
Minggu, 16 Juni 2013
Sahabat, Kau datang lagi
Sahabat, sapamu mengejutkanku
lama sudah kita tak berbincang
Kini kau datang membawa cahaya terang
Disaat aku kegelapan
Berlinanglah air mataku
Sebab tak kuasa tuk membendungnya lagi
Ada bahagia yang tak mampu ku lukis
Selain puja dan puji syukur yang tak terkira kehadirat Ilahi Robbi
Selayakya pagi, kau pun mentari bagi kekosonganku
Terima kasih sahabatku
Jujur hadirmu membawa semangat baru untukku
By : Ida Shinsetsu
Selasa, 11 Juni 2013
Yang ku ingin & Ku Mau
Yang
ku mau, ku bisa selalu ada untukmu, juga di dekatmu
Di kala suka maupun duka, di kala tertawa
maupun merana
Sebab kita sahabat, bergandeng bersama
saling memberi semangat
Bukan mematikan langkah dari sejatinya
persahabatan
Bila Kau jatuh ku ingin bisa mengulurkan
tanganku
Bila kau menangis ku ingin bisa memberimu
usapan lembut pelenyap kepedihanmu
Sahabatku,,, ku ingin dalam keadaan apapun
Kita tetap akan menjunjung tali
persahabatan ini
Walau jarak memisahkan, walau badai akan
sesekali mencoba menghancurkan talian ini
Namun bila Kita menggenggam erat
kepercayaan
Ku yakin kita kan mampu bersama dan
selamanya Kita tetap Sahabat.
By : Ida Shinsetsu
Senin, 10 Juni 2013
Sekeping Rinduku

Sekeping Rindu
dalam hatiku tertulis atas namamu
Memberi kepastian
tentang rasa yang tersembunyi di balik kesunyian jiwa
Semua terasa
begitu nyata dari semua ragu yang menggelora
Membuatku percaya
kehadiranmu dalam hidupku sangatlah berharga
Duhai Sahabatku,,,
jika dapat Kau rasakan gejolak rindu dihatiku
Kembalilah karna
jiwaaku sunyi tanpa hadirmu lagi
By : Ida Shinsetsu
Rabu, 29 Mei 2013
♥ Nana & Ida ♥
Namamu “Kasih Sayang”
Andai Kau mempunyai rasa, jadikanlah rasamu
menjadi sebuah nada yang mengalun indah
Namamu tetap “Kasih Sayang”
Andai Kau mempunyai makna, jadikanlah katamu
sebagai pelengkap Persahabatan kami
Ingatlah bahwa namamu masih “Kasih Sayang”
Datanglah pada Sahabatku, lalu ukirlah
namamu di kanvas hatinya
Agar nadamu terdengar indah Kala ku dekap
dirinya dengan do'a setulus hatiku.
♥ I Love My BFF (◡‿◡✿) ♥
::: Do’a Untuk
Sahabatku yang jauh disana ::
Ya Allah,,,
Jaga selalu sahabatku yang
berada jauh disana,
berikanlah ia kelancaran dalam setiap gerak langkahnya,
Berikanlah kesehatan dimanapun ia berada,
Semoga ia selalu menyayangi dan Engkau sayangi.
Rabu, 15 Mei 2013
♥♡ Kenanglah Aku ♥♡
Buat
kamu yang sangat berperan dalam perjalanan hidupku
Terima kasihku terangkai
tiada henti
Salah satu cara untuk mengabadikannya
adalah dengan mensuarakan isi hatiku Dalam bentuk
puisi
Adapun rangkaian
tersebut, mulai ku rajut semenjak aku mengenalmu
Dalam rangka merangkai
senyuman, Aku pun mengucap rasa syukur sebab telah mengenalmu
Setelah sekian lama
merangkai senyuman
Akhirnya aku pun
bersinggah di halaman hatimu
Sahabat mari jadikan
persahabatan ini ibarat jarum dan benang
Yang mampu menyatukan dua
hati yang terpisah
Bagiku Kau seperti
bintang, walau tak selalu terlihat
Jumat, 03 Mei 2013
Sahabat Andai Kau Menjadi
Sahabat andai dirimu menjadi bintang
Berpijarlah dengan terang, menyinari kelamnya malam
Andai dirimmu menjadi matahari
Bersinarlah menerangi siang yang tak berharap balas budi
Andai dirimu hadir dalam mimpiku
Jadilah mimpi yang paling indah dalam tidurku
By : Ida Shinsetsu
Harta Berhargaku
Sahabat, izinkan ku tulis sebait kisah tentangmu
Tentang mimpi yang kurangkai sendiri
Tentang benang-benang kasih sayang yang ku rajut
Tentang angan yang mustahil terpenuhi
Sahabat, Aku tahu kau tak mendengarku
Maaf bila telah dengan lancang
Ku ukir namamu dari ujung sebatang penaku
Demi tanah yang merasa pernah kupijak
Demi pena-pena bisu yang selalu ku gores-gores
Atas nama air yang ku teguk
Atas nama udara yang ku hirup
Atas nama puisi yang kau anggap basi
Aku sangat merindukanmu
Hadirlah kau dalam mimpiku
Walau hanya sebentar
Agar rindunya hatiku terobati oleh hadirmu
Biarkan Aku selalu menyayangimu walau dengan perwakilan kata semu
Karena Kau adalah harta yang berharga dalam hidupku
By : Ida Shinsetsu
Senin, 08 April 2013
Lentera Kecil
Biarlah sebait namamu yang akan selalu bersemayam dalam taman hatiku
Karena terlanjur sayang hatiku ini
Yang tak mampu menyakiti dan melupakanmu
Walaupun terkadang kau buat aku merasa kecewa
Aku akan terus mengalah sesuai permintaan hatiku ini
Yang tak mau menyakitimu
Aku kan tetap dalam senyum santunku untukmu sahabatku
Karena akan sangat merugi bila aku menyia-nyiakan orang sepertimu
Tetaplah menjadi seorang yang akan terus menerangi hatiku
Karena hanya butuh satu lentera kecil
Sebagai teman untuk menuntunku masuk kedalam relung hatimu
By : Ida Shinsetsu
Kamis, 04 April 2013
Sahabat, Bagilah Sedihmu padaku
Sahabatku, jika aku tak menjawab sapamu nanti,
jika kau tak lagi dapat mendengarkan suaraku nanti,
saat hatimu terbuka untuk memahami kenapa aku begini
janganlah kau anggap aku marah, lupa atau benci
karena aku akan selalu menyayangimu laksana air dan angin
yang mencintai titah Illahi
Sahabatku, aku berharap kita selalu seirama dalam nada,
satu dalam langkah, bahagia dalam tanngis
dan merangkul dalam duka,
sesejuk embun dikala pagi begitulah kau direlung hatiku.
Sahabatku, bila kau tak ada, jiwaku telah hilang mengusik kalbu
memberikan suasana tak menentu, menutupkan segala arah langkahku
bila kau tak ada, melumpuhkan hidup dan mimpiku,
melenyapkan cerita indah tentang hidupku
bila kau tak ada, masa pun akan terbuang dengan sebuah luka.
Sahabatku, janganlah kau mendustakan setiap keluh di raut wajahmu
ku bisa mendengarkan apa yang tak kau katakan
anggaplah aku sebagai tembok yang kuat dan bisa kau jadikan tempat bersandar
juga bisa kau tulis segala isi hatimu di tembok itu
karena pundakku akan selalu ada di setiap kesedihanmu.
__Untuk Sahabatku : Uhibbukifillah__
Senin, 01 April 2013
Jangan Berubah Sahabatku
Perlahan kuperhatikan tingkahmu kawan
Kini setengah jiwamu tengah memudar dan padam
Tak kau ingat lagi sebuah arti persahabatan
Yang sering kali kita nyanyikan bersama
Akan banyak orang yang akan lari meninggalkan
Saat sahabat menyakiti hati sahabatnya yang lain
Namun lihatlah kita semua disini kawan
Sahabat sejati akan tetap bertahan
Kembalilah kau seperti dirimu yang dulu kawan
Ku tak suka saat kini kau mulai berubah
Janganlah kau anggap Aku dan yang lain musuhmu kawan
Padahal separuh jiwamu masih tertinggal dihati kami.
By: Ida Shinsetsu
Langganan:
Postingan (Atom)

.jpg)







.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)


